Senin, 09 Januari 2012

FF Happy Together

FF ni dibuat  oleh Fit Ra Cassielfshawol

cast :
all member super junior



FF Happy Together (Prolog)


‘HAPPY TOGETHER’ (Super Junior) ß----- Lagu yang selalu berkesan, kata Terima kasih atas segala’a, semua Lirik lembut n berkesan ^^

Ra usulin dengerin lagu ini terus waktu baca FF ini, sesuai judul’a XD

____________________For my 0ppA, Shuli 0ppA___________________



Suara burung terdengar dari luar jendela yang masih tertutup rapat gorden berwarna dasar hijau dan biru laut, selimut tebal yang telihat menggelembung bergerak-gerak, sepertinya ada seseorang didalam.

“Meong…….Meong” sapa seekor kucing berbulu halus abu-abu gelap, naik keatas kasur dan ikut masuk kedalam selimut

“Meong……” dari dalam selimut

Kepala Seseorang keluar dari balik selimut, matanya masih tertutup, dengan rambut berwarna kuning pucat berantakan, bibirnya sedikit maju kedepan tapi imut, secara keseluruhan wajahnya sangat sangat cantik dan mengoda, terlihat tanpa perlawanan untuk diserang.

Sekarang tangan kanan yang keluar, menarik selimut yang masih menutupi sisa tubuhnya, tangan kirinya memeluk kucing yang bermanja-manja didadanya, lalu membiarkan kucing itu kelantai

Ia merenggangkan tubuhnya dan membuka gorden, cahanya matahari masuk, menyinari kulit putih sempurnanya dengan piyama berwarna pink bergambar tokoh kartun Tom n Jerry

Siapa yang menyangka kalau sosok itu seorang namja, dengan tubuh ramping, wajah yang sangat sempurna dan rambut halus yang mendukung

Dia bahkan pernah masuk keToilet wanita untuk cucitangan dan tak seorangpun yang menyadari kalau dia bukan salah saru dari mereka, membiarkannya.

“YA!!! Hankyung………sampai kapan kamu akan tidur” teriaknya masih sambil menatap keluar jendela dengan senyum mengembang

“YA!!__” dia membalik wajah, matanya tertuju pada satu ranjang kosong disebelah ranjang pinknya, ranjang yang sangat rapi atau tepatnya seperti tidak dipakai

masih mencari orang yang dipanggilnya Hankyung kepenjuru kamar,

wajahnya terlihat sangat kecewa Senyumnya memudar, Heechul bahkan terkesan salah tingkah dan menelan ludah.

sedetik kemudian dia seperti mengingat sesuatu dan terkekeh pelan, duduk dipingiran ranjang Han yang rapi

Tes……Tes…… air mata Heechul jatuh dari mata bulatnya

Dia seperti baru benar-benar bangun sekarang, dia baru sadar sekarang, semua seperti bergulir lagi, Han teman sekamarnya yang membawa keluar koper dan menundukan kepala dalam-dalam, Han teman sekamarnya yang menenangkannya saat menangis dimalam sebelum pulang ke Cina, Han teman yang selalu membututinya kemanapun Heechul berjalan diDorm, Han yang selalu tersenyum saat Heechul pulang dari pekerjaan dilarut malam, Han yang berjanji akan jalan-jalan hari ini, mungkin yang terakhir hanya mimpi malam ini



Tiba-tiba Heechul berubah, sepeti menahan sakit, ia memegangi kepalanya sedikit menjambak rambutnya dan mengigit bibir, Heechul berusaha mati-matian untuk tidak menjerit, lalu semua menjadi gelap



“heechul!!! Ayo bangun” seseorang diluar kamar membuat heechul sadar, dia melihat sekelilingnya, ternyata dia jatuh dilantai, merasa basah disekitar bibir dan menghapusnya dengan punggung tangan kiri, Darah

Matanya membesar



“darah?! Apa aku masih bermimpi?......tapi aku tidak merasa sakit kok……atau ini darah Heebum atau Baengsin?!” gumam Heechul

“Heebum……Baengsin” dengan cepat Heebum dan Baengsin mendekati Tuannya, perhatikan seksama seluruh tubuh mereka tapi tak ada luka dimanapun

“Heechul?!” lagi-lagi suara Teuk hyung

“nee……aku keluar sekarang!”





“YA! hari ini kamu masak apa seang?” Tanya heechul tersenyum seperti biasa,

pergi kedapur, mengambil semangkuk nasi dan menaruhnya, membiarkan sedikit dingin agar tidak menyakiti lidahnya

“hyung……..hari ini kami semua bebas, kalo hyung?” Wookie duduk didepan Heechul

“hari ini ya………em……cuma jadwal di Young Street”

“kalo gitu mau ikut jalan-jalan?” sambung Sungmin

“mau!! >v<! Qta mau kemana?” mata heechul pindah ke Teuk yang baru keluar dari kamar mandi

“piknik! Qta piknik ketempat yang hijau bagaimana?”

“iya hyung………aku akan masak kesukaan hyung yang banyak”

“OK! Jemput aku nanti”

“sip…….” Jawab Siwon yang entah darimana XD
FF Happy Together (Part 1)
oleh Fit Ra Cassielfshawol
Siwon, Sindong, Donghae, Enhyuk, Leeteuk datang ke Young Street, melihat Heechul yang sibuk mengoceh dan kadang meniru tarian seperti penari asli saat lagunya diputar

Lalu selesai, acara Young Street selesai, Heechul mengucapkan mantra terakhirnya dan menunduk mengucapkan terimakasih



“Ya! kalian udah lama? Wookie, Yesung, Kyu dan Sungmin mana?”

“mereka masih di Dorm”

“Qta kembali ke Dorm kan? Aku mau ganti baju”

“tidak usah……Wookie bilang dia yang siapkan bajunya, sebentar lagi mereka datang”

Terdengar klakson mobil, baru masuk keparkiran dan berhenti didepan mereka

“hyung ayo masuk” panggil Kyu dikursi kemudi

Heechul menuruti seangnya, duduk disamping Kyu

Perjalanan sangat menyenangkan, mereka sibuk memperhatikan kiri-kanan jalan yang hijau, meniru lagu yang diputar, dan saling videocall

Lalu Heechul terkekeh pelan, melihat kursi belakang yang diisi 3 seangnya tertidur pulas dengan wajah polos mereka

“hyung……foto mereka!” saran Devil Kyu yang ikut tertawa melihat 3 hyungnya dari kaca

“Ya!!! kyu……kamu ini benar-benar…………..Jenius! hahaha” bisik Heechul pelan, lalu memoto mereka dengan Hpnya

“kita kirim kebelakang” dijawab jempol Kyu

Dan dibelakang……………



From: Cinderella

Lihat anak-anakmu ^/\^

~Foto~



Dan dibalas……………………



From: uri Leader

Haha dasar! Disini masih ribut T_T sekarang Sindong dan Enhyuk sudah bangun n sibuk berebut makanan, Siwon menyetir sambil menyanyi dibelahku, Donghae terus memaksaku melerai mereka, aku ingin tidur tapi tidak bisa T_T





Akhirnya setelah 2 jam perjalanan mereka sampai ditempat yang berbeda dari kota yang ramai, disini suara burung terdengar, hembusan angin, dan kemericik air

Sekarang semua sedang merenggangkan badan, berhenti dipinggir jalan tepat digaris aspal sisanya adalah tanah turunan yang dihisai rerumputan halus diujungn ada sungai jernih dengan batu-batu kecil yang timbul membelah air



“Hyung……kami mau turun kebawah!” jerit Wookie dan Sindong lalu berlari

“Haha aku ikut………!” teriak yang lain, akhirnya semua ikut turun kebawah

bermain air seperti anak kecil setelah puas mereka duduk-duduk saling bercanda, menunggu pakaian kering XD

“ah………..! seandainya Kangin bisa ikut!!!” Teriak Kyu merebahkan diri dirumput, sepertinya sudah rindu dengan ocehan Kangin

“iya! Aku juga ingin kangin disini” Teuk ikut berbicara dengan suara pelan, Heechul mengusap punggung hyungnya

“Kibum juga, Hankyung juga! Aku ingin mereka semua” isaknya kecil, Teuk berusaha menahan tangis hingga tubuhnya bergetar

Hyung…….~~~!” semua larut dalam tangisan tanpa suara,

“biasanya Han akan sibuk melihat kesana-kemari” Siwon membuka mulut

“dan Kangin akan memarahi kita kalau pergi telalu jauh” kata Nyuk, sungmin dan Sindong tertawa kecil, menghapus airmatanya

“dan Kibum……” kata Heechul dan Teuk bersamaan

“akan tersenyum bahagia sambil melihat kita bermain air dipinggir, menunggu Heechul hyung menariknya masuk keair” Wookie menangis lagi, dan dipeluk Yesung lembut

Donghae yang paling parah, dia menangis sampai terisak-isak, semua memeluk Donghae sambil tertawa pelan

“YA!!!! hapus air mata kalian, mereka bisa sedih melihat kita” teriak Heechul Kyu dan Siwon sudah berdiri dan berjalan mengikuti Heechul ke mobil

Lalu yang lain



Mereka melanjutkan perjalanan, 30 menit kemudian mereka memarkirkan mobil didepan rumah yang sekelilingnya hanya ada pohon pinus tinggi

“yap! dari sini kita jalan” sungmin keluar dari rumah diikuti namja paruh baya sepertinya pemilik rumah

“kamsahamnida” Teuk membungkukan tubuhnya

Semua membawa bahan-bahan piknik mereka dan berjalan mengikuti Sungmin

Diujung jalan terlihat pemandangan hijau

dan ternyata padang rumput yang sangat sangat luas, dikelilingi pohon pinus membentuk lingkaran, seperti lapangan golf pribadi, atau tempat rahasia hanya untuk mereka

semua tersenyum senang, mulai menyiapkan perlengkapan

“YA!!! sungmin! Ini benar-benar tempat yang keren” puji Heechul

“haha”



Mereka memakan bekal buatan Wookie, bermain kejar-kejaran dan berlomba, melakukan hal-hal aneh, lalu tidur siang bersama

Tak terasa mereka tidur hingga hari beranjak terlalu sore

“YA!!!! Hyung! Bangun!” Siwon membuka mata duluan dan kaget

“berisik Siwon!!!” Teuk menepis tangan Siwon, memang salah kalo berharap seorang Teuk bisa dibangunkan dengan mudah, Siwon beralih ke Wookie dan Donghae, mereka juga ikut kaget bertanya jam dan membantu Siwon membangunkan yang lain

Akhirnya semua bangun, meski dengan malas membersihkan sisa piknik, kembali ke Dorm





Heechul mengeluarkan Heebum dari kandang jinjingnya, setelah tadi sempat mampir ke Pet shop mengambil peliharaan masing-masing, kecuali Baengsin yang mesti mengikuti perawatan rutin

“wah……heebum! Hari ini sangat menyenangkan loh”

“aku sangat bahagia ^^”

“meong……!” seakan mengerti apa yang diucapkan heechul, Heebum duduk manis dihadapan tuannya

“hari ini aku bersenang-senang, dan……aku harap……tahun depan kami semua bisa berkumpul dan pergi lagi kesana”

“meong……meong” Heebum memiringkan kepalanya, kaget akan sesuatu

Tes……Tes………Tes…………darah segar mengalir dari hidung Heechul, menetes dilantai tempatnya dan Heebum, kepalanya kembali sakit, namun tidak terlalu parah seperti tadi pagi

Heechul mengambil saputangan dari sakunya

“aizh! Sebenarnya ini kenapa sih?” dia mengangkat wajahnya mengahadap langit-langit

“untung gx ngalir pas lagi rame-rame” gumamnya lagi



“Ya! Heebum-ah……waktunya tidur” dengan cepat Heebum naik kekasur, Heechul membelai bulu lembut Heebum “jangan bilang siapa-siapa y……aku takut mereka kawatir” bisik Heechul

FF Happy Together (Part 2)
FF Happy Together (Part 2)
oleh Fit Ra Cassielfshawol
“menejer hyung……! Bisa kita mampir kerumah sakit sebentar?”

Sudah seminggu sejak hari jalan-jalan SuperJunior dan Heechul semakin sering merasa sakit dikepalanya dan mimisan hidungnya semakin lama dan merepotkan, untungnya Heechul masih bisa menyembunyikanya

“untuk apa?”

“hanya ingin mengecek, hha” jawabnya santai

“nanti saja kalo begitu!” Heechul menatap sekilas kearah menejernya yang masih sibuk menyetir lalu mengangguk

Mereka sedang menuju kesalah satu stasiun TV, 9 member lain sudah berkumpul, malam ini mereka akan bermain Game Show.

Semua tertawa mendengar celoteh Enyuk dan Sindong

“hyung……kamu terlihat pucat” Sungmin yang duduk dsamping Heechul, semua ikut menoleh

“hahaha benarkah? atau makeupku yang telalu tebal” canda Heechul dengan gaya centilnya, semua tertawa lagi, hingga BreakTime

“tapi hyung……wajahmu benar-benar pucat” sekarang Donghae yang bicara,

“aku yakin tidak salah lihat” Sungmin ikut menimpali, yang lain memasang wajah kawatir

“aku Cuma lelah……^^”

“………………”

“YA!!! ayo kita kerja lalu pulang! Aku mau tidur” teriak Heechul





Pagi ini Heechul tidak punya jadwal, jadi dia sendirian di Dorm

Dia terlihat rapi dengan penyamarannya

“YA!!!Heebum-sshi……..Tolong jaga rumah ya………ayahmu ini mau keluar sebentar” setelah mengecup Heebum dan Baengsin, Heechul keluar



“Heechul-sshi! Apa keluarga anda ada yang bisa kesini sekarang?”

“untuk apa Dok?” Tanya heechul bingung, sebenarnya dia sudah sangat bingung saat dokter yang memeriksanya, tiba-tiba panik dan memintanya menunggu ditempat tidur cukup lama, lalu kembali lagi dengan suster yang banyak, mengambil darahnya, memeriksa denyut jantungnya, tekanan darahnya dan seterusnya selama 2 jam lebih

“saya harus bicara dengan keluarga anda”

“cukup saya saja, memang Dokter takut saya tidak mengerti tentang kesehatan?” candanya, berusaha mencairkan suasana yang terkesan seperti rumah hantu

“bukan! Bukan seperti itu!!! Apa anda yakin?”

“yakin? Saya yakin kok makannya kesini” sedetik kemudian heechul bingung sendiri dengan kata-katanya

“baiklah………”
dokter itu menarik nafas dan menghembuskannya, berusaha tenang sepertinya

“anda……..menderita Kanker”

“MWO?!”

“maafkan saya”

“haha sepertinya telinga saya sudah rusak, saya mendengar kata yang aneh tadi hahaha……saya apa dok?”

“anda menderita Kanker stadium akhir”

“tapi……tapi……saya baru merasakanya beberapa hari yang lalu”

“ini Kanker yang menyerang saraf dari tulang belakang jadi penyebaranya cukup cepat”

“cukup cepat?! ini terlalu cepat” nada suara Heechul meninggi seketika

“saya benar-benar minta maaf………ini hasil anda”

Ragu Heechul mengambil amplop besar dari Dokter, tanpa membukanya segera memasukkanya kedalam tas

“saya……” suara Heechul terdengar serak dan sangat pelan tapi Dokter dengar, menunggu lanjutan kata-kata Heechul walaw sepertinya sudah tau apa yang akan keluar dari bibir Heechul yang bergetar

“berapa lama lagi………waktu saya…….”

“kita tidak tahu, tapi prediksi disurat itu adalah………







Entah sudah berapa kali Hp’nya berbunyi, memanggil untuk diangkat tapi Heechul tak memperdulikanya, terus memeluk lututnya disudut kamar, diatas kasur hankyung

Ia sedang menangis……….seluruh kamar sudah berantakan, suaranya sudah serak karna berteriak, Ia hanya terisak.

Heebum dan Baengsin duduk manis menemani Heechul, tanpa suara atau terlihat ketakutan, dia terus duduk menatap Tuannya.





“Ah~~~ hari ini benar-benar panjang” Teuk membuka pintu Dorm

“aku ingin makan sesuatu” rengek Sindong

“haha baiklah……..” Wookie membentuk bulatan dengan jempol dan telunjuknya

“Annyeong?” Siwon menjawab telpon dan masuk, diikuti Kyu, Sungmin, Donghae, Nyuk, dan Yesung



“Hyung? Kamu sudah pulang?” Wookie bertanya pada Namja cantik didepannya yang sibuk mencuci sayuran

“Yap……! Aku sudah masak nasi tapi tidak tau hasilnya bagus atau tidak, hhe” Wookie membuka ricecooker memastikan

“ini bagus kok hyung……itu untuk apa?” Wookie menujuk sayuran ditangan Heechul

“untuk kamu masak, aku mau membantumu memasak”

“Hyung~~~ gomawo, ayo kita masak yang enak!”





Semua berkumpul dimeja makan

“Teuk hyung……kita piknik lagi yuk” manja heechul

“aku mau……aku mau” Donghae ikut bicara

“iya hyung……dan kali ini kita ajak semua member, haha”

“Ya! paboo Heechul, itu gx mungkin kan?” memukul pundak Heechul pelan

“tapi……aku……”

“baiklah……kita piknik lagi nanti, jangan berwajah sedih begitu”

“tapi HARUS minggu ini y……”

“haha iya Hyung……minggu ini kita piknik lagi” Siwon ikut bicara

“janji……?!” dengan nada genit

“janji……!!!” jawab semua bersamaan, lalu mereka tertawa bersama

Tak menyadari Heechul yang menggigit bibir, berkata lewat matanya yang menatap mereka satu-satu

FF Happy Together (Part 3)
FF Happy Together (Part 3)
oleh Fit Ra Cassielfshawol
DORDORDOR……….DORDORDOR! suara dari pintu kamar Heechul

Heebum dan Baengsin sampai kaget dan menyalak disisi dalam pintu, membuat suara yang semakin gaduh

“sabar hyung……” “menejer hyung……tunggu dulu!” “berisik kalian!!!” “ada apa ini?” suara-suara lain diluar ikut meramaikan

Heechul bangun dan kepalanya kembali sakit dengan cepat dia mengambil obat dari dalam tasnya

“YA!!! kalian berisik!” bentaknya membuka pintu

“KIM HEECHUL!! Kamana saja kamu kemarin?”

“aku?! Bukan urusanmu!” jawab Heechul sinis

“kamu mengabaikan panggilanku, tidak datang dijadwal manapun dan sekarang bilang bukan urusanku????!!!”

“aku ingin Cuti!!!”

“MWO?!” semua bersuara, membetuk hurup ‘O’ dengan mulut mereka

“apa-apaan kamu heechul?!”

“aku ingin cuti selama seminggu ini, MENGERTI?!” heechul membanting pintu tepat diwajah menejer, suasana hening seketika



“menejer hyung……lebih baik anda pulang dulu sekarang” Siwon menuntun menejer keluar Dorm

“biar kami yang membujuknya” bantu Sungmin, yang lain hanya mengangguk setuju dan Teuk hyung? Dia syok, mulutnya menganga hebat dan masih berdiri ditempat tadi.

“hyung…….bagaimana ini???” Donghae mengoyang-goyangkan Teuk, agar sadar

“YA!!! kita rapat!!!”





“hallo?” Heechul membuka suara

“Heechul hyung?” jawabnya

“Hankyung……hikhik”

“Hyung……jangan menangis……”
suara disebrang terdengar bersalah

“YA!!! capat kesini”

“sorry hyung……aku……”

“gx bisa? Kamu mau bilang itu kan?!!!”

“aku……ingin kesana, kalu bisa aku ingin terbang keKorea sekarang juga, tapi hyung……aku……”

“mianhe……kamu pasti sangat membenci ku”

“TIDAK!!! sedikitpun aku tidak membencimu”

“mianhe……aku gx bisa melindungimu dari mereka, mianhe……aku bukan hyung yang baik……mianhe……aku……”

“STOP!! Aku gx pernah berfikir begitu hyung……aku gx pernah menyalahkan hyung……aku hanya ingin pulang”

“ne……mian aku membebanimu dengan keegoisan ku, bagaimana disana?”

“disini menyenangkan……mereka banyak membantuku”

“lalu keluargamu?”

“aku bisa membelikan apa yang mereka mau, aku……sangat bahagia disini”

“hahaha sukurlah……salam untuk ayahmu”

“ne…..gomawo hyung……”

“bahagialah………. disana”

“ne……hyung juga” “tut…..tut”

Pembicaraan berakhir, Heechul menangis lagi, dalam diam lagi lalu kembali sibuk dengan Hp’a



“Annyeong? Heechul hyung?” jawab diseberang

“nee……Annyeong Kibum……”

“ada apa hyung?”

“hehe bukan apa-apa……aku hanya merindukanmu”

“aku juga hyung……aku me-rindu-kan-mu” suara Kibum mengecil, Heechul terkekeh pelan, ia bisa membayangkan disana wajah Kibum merah padam, malu dengan apa yang baru dikatakanya

“apa kamu bahagia disana?”

“haha Hyung…..pertanyaanmu aneh…..tapi ya…..aku bahagia juga kesepian disini…… tak ada Hyung-hyung ku disini”

“kalo begitu pulang lah kesini!”

“aku ingin……sangat ingin……tapi……”

“nee……aku mengerti, sehat-sehatlah disana ara?!”

“arra! Hyung juga” “tut……tut”



Saat terakhir dia akan menelpon seseorang, kepalanya sakit lagi, lebih sakit dari biasanya, Heechul mencari obatnya, menelan semua bulat-bulat dan menjatuhkan dirinya dikasur, airmata masih mengalir hingga obat itu bekerja, mengistirahatkan mata dan tubuh Heechul, terlelap tidur.









“pagi hyung……” Sindong berjalan gontai, matanya msih sedikit tertutup, dia ikut duduk didapur mengisi mangkuk dengan sereal dan susu

“heechul hyung……tumben Hyung bangun pagi” sekarang Donghae dan Enyuk yang masuk ke Dapur

“iya……beberapa hari ini Hyung selalu bangun pagi” tambah Wookie

“hehe…..”



“Heechul……kami sudah meminta izin cutimu kepada SME (XP) dan mereka bilang mereka tidak punya pilihan lain selain menuruti maumu, tapi ingat! Jangan keluar Dorm tanpa seizin ku!! Ara?!”

“Arraseo! Gomawo hyung” Teuk akhirnya keluar Dorm dengan tenang, bersama Siwon dan Kyu

Semua pergi sesuai jadwal masing-masing, Cuma tinggal Heechul, Heebum dan Baengsin kecil.

“Baengsin-sshi……Heebum-sshi! Ayo kita buat hadiah untuk mereka” Heechul mengedipkan sebelah matanya



PRANG!!!

“Heechul hyung! Apa-apaan ini?!”

Piring-piring pecah dilantai dan Heechul bersender didinding tak jauh dari pecahan, member lain berlari ingin tahu

“mianhae……” katanya lemah, Heechul berusaha berjalan dan terlihat akan jatuh, Siwon segera menahannya

“biar ku gendong kekamar ya Hyung…..”

Heechul mengeleng, tersenyum tipis lalu kembali berjalan

Teuk yang ingin masuk kekamar Heechul terpaksa dibatalkan karna pintu kamarnya terkunci, semua semakin bingung ditambah Heebum dan Baengsin yang tertinggal diluar, mengais-ngais pintu agar dibuka, tapi nihil

Seorang Heechul, tidak mungkin melupakan anak-anaknya!!!



Hari baru dengan Heechul sibuk memilih baju dikamar

“YA! Sungmin-ah……aku ikut mobilmu, ok?” Sungmin baru keluar kamar tepat saat Heechul juga

“memangnya Hyung mau kemana?”

“hehe aku mau ke Young Street, kangen dengan Petals’ku”

“tapi hyung bilang mau cuti” Kyu yang juga baru keluar, memperhatikan Heechul

“aku bosan……tau!”

“arraseo……nanti hyung ikut mobilku saja…… kita satu arah” Shindong berteriak dari dapur





“hy semua……? hari ini diluar cerah……ayo keluar untuk main, kekekeke”

“baiklah…....aku sudah siapkan satu lagu untuk kalian, terutama petals dan ELF yang bilang merindukan ku, padahal baru 2 hari aku pergi, kekeke”

~Happy Together~………



“gomawo……untuk semua yang kalian berikan padaku, gomawo atas dukungan kalian selama ini, hari ini dan selamanya semoga kalian selalu bahagia seperti aku, hhe, jaga diri kalian, semoga kalian selalu mengingatku, apalagi disaat cerah seperti ini, ayo main keluar! Aizh……aku mengulang kata itu dua kali, jadi aku akan katakan sekali lagi AYO MAIN KELUAR!!! Hhe, wah……sepertinya aku ngelantur, hhe

YA!!! semoga kalian semua selalu mendukung Super Junior, menyayangi mereka karna aku juga menyayangi mereka dan kalian semua, Saranghae……. kekekeke”



Young Street selesai, Heechul dijemput Siwon dan Teuk pulang

FF Happy Together (Epilog)
oleh Fit Ra Cassielfshawol
Young Street selesai, Heechul dijemput Siwon dan Teuk pulang





“wajahmu pucat sekali hyung……kita kerumah sakit ya?” Yesung yang biasanya diam saja, akhirnya bicara

“gx ah…..aku benci rumah sakit”

“kami tw itu…..tapi…..hyung terlihat tirus”

“gx mau!” nada suara heechul meninggi, membuat kaget semua, yah…..walaw memang akhir-akhir ini kelakuan Heechul selalu membuat kaget



Heechul merasa bersalah, dia segera berlari kekamar mandi

Air Shower membasahi Heechul dengan piama masih melekat ikut tersiram air

<DEG!> lagi-lagi kepalanya berdenyut hebat, semakin hebat dengan darah segar mengalir dari hidung bahkan mulutnya, tubuhnya roboh, ia masih berusaha sadar berusaha berdiri, berjalan mendekati pintu keluar tapi……



Sudah 1 jam heechul dikamar mandi

Teuk yang kawatir menggedor pintu kamar mandi

Hening…..tak ada jawaban disana

Sekali lagi Teuk memanggil Heechul didalam tapi tetap tak ada jawaban

Siwon mengancam akan mendobrak pintu kalau Hyungnya itu terus diam, tapi Heechul dengan wajah tertawanya tak juga keluar, tetap hening

Akhirnya Siwon memdobrak paksa pintu dan hampir terjatuh karna air yang menggenang dikakinya, bukan…..tepatnya darah…..darah Heechul



Mereka kaget melihat Heechul tergeletak dilantai dengan wajah pucat pasi, Siwon langsung menggendongnya, membiarkan bajunya kotor dengan darah Heechul yang masih juga mengalir, Kyu berlari lebih dulu membukakan pintu, Wookie dan Teuk membereskan baju dikamar Heechul, yang lain berlari mengikuti Siwon dan Kyu



“Penanganan heechul sudah selesai” kata Dokter yang sama saat Heechul kemari sebelumnya

“apa yang sebenarnya terjadi dok?”

“tenang……dia Cuma lelah”

“tolong jangan bohong!” suara Wookie sedikit meninggi

“apa maksud anda?” Tanya Dokter bingung

“saya tau Heechul hyung……” Wookie menutup mulutnya “hyung……”

“bagaimana kalau kita bicarakan diluar……”

Semua mengikuti Dokter yang menuntun Wookie keluar, masih bingung dan penasaran apa yang ingin dikatakan Wookie

Wookie mengluarkan selembar amplop coklat besar dari tas baju Heechul, tangannya gemetaran, dengan sigap diambil Teuk dan dibaca bersama

“Dokter, apa ini benar?!” Sungmin yang pertama bersuara

“itu……benar”

“bohong!!! Hyung……… gx mungkin……..”

“kenapa dokter berbohong?”

“kenapa kertas ini ada di di kamu?”

“ini pasti mimpi!!!”

“TUHAN!”

Semua terucap beruntun, Nyuk, Yesung, Donghae

FF Happy Together (Epilog) (2) ( end )
Saat pagi menjelang, Teuk meencari Heechul yang semalam tidur denganya tapi nihil, secepatnya Teuk keluar kamar mencari sosok Heechul, ternyata sedang bercanda dengan Sindong dan Enyuk didapur

“pagi hyung……” sapa yesung yang melewatinya masuk kedapur duluan

“hyung……ayo cepat mandi…..kami semua sudah siap” Heechul mendorong Teuk masuk kekamar mandi







“nah Heechul……ini kejutan untukmu……” Teuk berdiri diepan mobil Van hitam, kedua tanganya direntangkan kearah mobil

“Mwo? hyung…..kamu baik sekali…..mobil ini cocok sekali untukku”

“bukan hyung…..bukan mobilnya……” Donghae tertawa geli melihat wajah kecewa Heechul

“lalu……?”

“ini kejutanya…..” Yesung dan Wookie menggeser pintu kanan Van dan……

3 orang turun

Heechul menutup mulutnya……sangat kaget “Han……Kibum…..Kangin” Heechul berlari memeluk Han, erat dan sangat lama atau tepatnya tak ingin dilepas, seperti itu juga dengan Kibum

“YA!!! Kim Heechul…..jangan mendekatiku! Aku tidak mau kena ingusmu!” teriak Kangin tapi dengan cepat Kangin merangkul Heechul

“kenapa?”

“Teuk hyung yang meminta kami” jawab Kibum cepat

“ayo berangkat!” teriak Kangin lagi







“wah……aku bahagia sekali…….” Mata Heechul dan semua masih menatap ke Langit, membiakan tubuhnya terbaring dirumput hijau yang lembut,

“nee hyung……”

“aku…..ohok! ohok!”

“hyung!!”semua bangkit, menatap Heechul panik

“YA!!! tenanglah…….” Heechul tertawa kecil, menarik tangan seangnya agar kembali tidur

“aku…..” katanya lagi “bahagia bisa mengenal kalian…….”

“hyung…..aku juga bahagia bisa bersama hyung……” Donghae membelakangi Heechul, menyembunyikan air mantanya

“wah…..sepertinya aku terbawa suasana haha”

“hyung……”

“semuanya……kalian harus bahagia, seperti aku……kalian harus ohok! ohok!”

“heechul hyung……ayo kita pulang” Kangin benar-benar tidak bisa menutupi kegelisahannya

“haha…… untuk apa?”

“hyung……wajahmu pucat” Han memegang pipi Heechul, terasa dingin

“tidak mau! aku mau disini” nafasnya perlahan, mengikuti angin berhembus

“aku suka disini……disini kita semua bisa bersama……tidak perlu memikirkan apa-apa, Cuma tertawa dan berbagi”

“kita kesini lagi nanti hyung……”

“nee Wookie……”___“aku lelah……aku……ingin beristirahat sebentar lagi ya”

“hari ini kamu terlalu semangat” Teuk berusaha tegar, semua sudah duduk mengelilingi Heechul, Heechul yang lemah, siapa yang menyangka seorang Heechul yang selalu ceria, tak pernah mengeluh bisa terlihat lemah begini

Air mata mengalir melewati pipinya, Siwon menghapus pelan

Senyuman menggembang, Heechul membuka matanya, bangun dengan susah payah

“aku……berterima kasih……kalian mau mendengar keegoisanku” suaranya terdengar lembut, semua diam mendengarkan



“ini” ia menyodorkan beberapa Video ketangan Teuk, terasa bergetar, Teuk tau Seangnya yang keras kepala ini sedang menahan sakit

“ini apa?” Tanya Teuk

“hadiah perpisahan” senyumnya mengembang lagi

“EH?”

“aku tau……aku tau semua……sudah ku bilang.....kalian tidak mungkin berbohong padaku”

Segera tangisan mereka pecah, menatap Namja yang tetap cantik walaw pucat dihadapanya, merasa bersalah dan bodoh

“jangan menangis Hyung……kamu adalah Hyung yang paling baik yang aku punya……” Heechul menapat lurus pada Teuk, menghapus air matanya

“hahaha berhentilah menangis! Apa kalian ingin aku jadi penasaran!”

“tersenyumlah……berjanjilah untuk selalu tersenyum…..untuk ELF kita…. Gantikan aku tersenyum untuk Petals ku yang manis, mereka pasti merindukanku, hha”

“hyung……jangan pergi……” Donghae memeluk Heechul

“mianhae……aku gx punya kuasa, biar ku sampaikan salam untuk ayahmu” bisiknya pelan, Donghae semakin memperdalam peluknya

“aku juga akan ceritakan pada ayahmu, kalo kamu anak yang baik” “walaw bodoh”

“hyung……” Dongahe melepas peluknya, menatap Heechul dalam

“apa kalian tak ada yang mau memelukku juga?”

Han langsung memeluk Heechul menggantikan Donghae,

“Han ku yang bodoh……jadilah Egois sepertiku……jangan menuruti orang yang tidak menyayangimu”

lalu semua saling menyatu dalam pelukan besar, menjadikan Heechul inti didalamnya

“Terima kasih” bisik Heechul, nafasnya tertahan lalu dihembuskan perlahan

Kangin yang pertama melepas pelukan menjerit keras, lalu yang lain ikut melonggarkan diri memperhatikan Han berusaha menopang kepala Heechul yang jatuh dipundaknya, merebahkannya di ‘Rumput (Ke)bahagia(an)’ , nama yang Heechul berikan pada tempat piknik favoritnya



“selamat jalan hyung……aku pasti merindukanmu” bisik Han pelan, air mata mengalir dari mata tertutup Heechul

“lihatlah hyung kalian yang egois ini….! sampai akhir……air matanya gx jatuh ketanah” Kibum mengecup air mata Heechul dan berbisik “selamat tidur hyung”







Hari berganti malam, acara pemakaman Heechul berjalan sangat cerah, yah……sangat cerah, dengan bunga warna Pink menghiasi sepanjang jalan, udara hangat menyelimuti siapapun yang datang, semua member mengantar kepergian Heechul dengan senyuman, seperti janji mereka.



dan sekarang, Teuk sang Leader membuka video yang Heechul berikan, menghidupkanya



“Hay…… Kim Heechul disini” dengan gaya manjanya Heechul melambai-lambikan tangan

“haha, apa kalian sudah makan?”

“YA! Wookie……cepat buatkan mereka makan!” Heechul bedecak pinggang “haha bagaimana? Apa aku mirip Kangin? haha”

“sebenarnya……aku tidak ingin video ini diputar……karna aku tau itu berarti sekarang mata kalian sudah sembab gara-gara pemakamanku, haha”

Wookie kembali menangis, “hyung……”

“tapi bukan itu intinya! Ayo bedah lemari ku! Disana aku sudah belikan kalian hadiah” Heechul menunjukan satupersatu benda-benda yang dia siapkan untuk semua, terlihat sangat ceria, lalu memperlihatkan Heebum yang bermain dengan Baengsin

“Teuk hyung……aku harap kamu bisa menjaganya untukku……mereka……anakku yang manis kan…..?”



Video lain, entah yang mana mulai diputar



“wah wah…… kalian berbohong y……”
“mianhe……aku tidak bisa bilang terus terang, aku…..tidak ingin kalian terlalu memikirkanku, tapi terima kasih untuk semuanya………aku sudah cukup bahagia”

“Ohok! Ohok! Ohok!” Heechul menutup mulutnya, berlari mencari obat dilacinya setelah menelan obat dia kembali ke depan layar dan mematikanya





“Annyeong……hari ini kalian semua punya jadwal, aku ditinggal sendirian” latar dibelakang Heechul adalah kamar tempat dia dirawat

“nah…..mungkin ini video terakhir ku”

“aku harap kalian dengarkan pesanku baik-baik”

“untuk Kyuhyun…….Dongseangku yang paling kecil dan jahil, aku………….”

Heechul menyebutkan setiap member, berceloteh dengan berbagai expresi, tertawa mengingat kejadian dulu, membuat semua ikut tertawa dengan air mata, dan kadang berganti menjadi serius



“nah……sekarang aku sudah cape……! Kalian juga pasti sudah bosan dengan ku, haha”

“jangan sedih……aku akan selalu melihat kalian disana, menjaga kalian dan menertawakan kalian, hahaha……” “aku…………ingin kalian bahagia, jangan menangis, jangan lakukan hal bodoh, tapi jangan lupa padaku! hahaha”

“selamat tinggal dan terima kasih”



_________________________________The END___________________________________



ini CUMA FF jgn ad yg Lompat dr branda gra2 ni FF

gomawo bwt semua'a n my 0ppa yg jd inspirasi ^^




Tidak ada komentar:

Posting Komentar